"Renunglah sinar rembulan bila saat rindukan saya.. pasti wajah saya menjenguk hadir.. seindah sinar rembulan, seindah itulah cinta saya pada awak.. walaupun jauh untuk digapai, awak tetap indah dan menawan dalam hati saya.."

Photobucket


Sunday, June 15, 2014

BERDUA


Berdua...
Hanya mahu berdua denganmu
Biar tiap detik berlalu
Hingga tertinggal satu titik
Degup jantungku harus terhenti
Aku cuma mahu berdua
Tinggal berdua denganmu


Berikan aku jiwa untuk bercinta
Getarkan hatiku dengan kuasa saktimu
Kita hanyut didalam rindu
Bersama fatwa dendangan sabda cintamu
Meresap mabuk ke jiwa sang pecinta
Tunjukkan arah mana harus kulalu
Arah yang satu
Destinasinya hanya kamu


Berikan aku nafas
Nafas cinta yang bugar
Berhias dengan senyuman
Walau ku tahu...
Cinta juga adalah air mata
Dan aku rela
Asalkan kita bersama
Hingga hujung nyawa


Berdua...
Hanya ingin berdua
Nikmati detik-detik ini
Hingga tertinggal satu titik
Aku pergi
Nafas terhenti
Cintaku pasti temani



~Hirne Saris

*The most precious possession that ever comes to a man in this world is a woman's heart.

Saturday, June 14, 2014

aku turut berbahagia untukmu..



Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita menangis ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita membayangkan sesuatu ?

Hal hal yang terindah di dunia ini biasanya tidak terlihat.
Ada hal hal yang tidak ingin kita lepaskan dan ada orang yang tidak ingin kita tinggalkan...
Tapi ingatlah, melepaskan bukan bererti akhir dari dunia melainkan awal dari kehidupan yang baru...
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang telah disakiti, mereka yang telah mencari dan telah mencuba kerana merekalah yang biasa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka...

Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata, tetapi masih peduli terhadapnya.
Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu, kamu masih menunggunya dengan setia.
Cinta adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum sambil berkata , ” Aku turut berbahagia untukmu ”

Thursday, June 05, 2014

Karya Felixia Yeap


Rintihan seorang bakal muallaf

pada 5hb Jun 2014 pukul 11.26 pagi



Ku berlari dari bayang-bayangku
Dari kegelapan dahulu
ingin menuju ke jalan bercahaya
tidak menghiraukan bahaya

adakah itu salah
apakah itu masalah
untuk seorang insan hina bertaubat
walaupun dosa kekafirannnya lebat
inginkan ke jalan yang sepatutnya
dan lepaskan diri dari racun dunya

aku mahu redha
tapi aku tetap manusia
tetap ada airmata
yang mengalir bila terluka

kenapa yang sepatutnya membantuku
yang akan menjadi saudari saudaraku
mencaci, mencemuh dan menhina
menggali aib dan menayangkan semua

kenapa, kenapa, kenapa?
begitu membenciku sehingga
ku berasa bersalah ingin bertaubat
salahkah apa yang ku buat?

pernah ku terfikir untuk berhenti
berpaling dan berlari
namun aku tak sanggup 
untuk terus sia-siakan hidup
tanpaMu Ya Allah
keranaMu aku akan belajar lebih redha
jika tidak, aku pasrah...

Ditulis oleh saya sendiri, Felixia Yeap





>> sabar felixia... biar apa orang nak kata apa... tapi ingatlah Allah sentiasa bersama dengan orang-orang yang sabar... biar orang nak benci, asalkan Allah tak benci.. teguhkan pendirianmu.. kami bersamamu.. sedia mmbantu mu.. be strong... smiles always..