"Renunglah sinar rembulan bila saat rindukan saya.. pasti wajah saya menjenguk hadir.. seindah sinar rembulan, seindah itulah cinta saya pada awak.. walaupun jauh untuk digapai, awak tetap indah dan menawan dalam hati saya.."

Photobucket


Tuesday, December 24, 2013

DE' RAMPOK MAKCIK BULAN DAA



Can't you see 
The pain in my eyes? 
But this is me 
And my life. 

If you hold me close 
You can hear my heart 
It cries more than most 
From being torn apart.

After every breath I take, 
After every fight I witness, 
I ask "why must I awake?" 
Will I ever conquer forgiveness? 
Can you ever truly 
Forgive without forgetting? 

I am lonely
My life I am abandoning
From pain I am running
Even though these tears are streaming 
I will never look back

All in all, 
I have one question to ask. 
Would you still catch me if I fall? 

Maybe one day you will see. 
This is how I live, And this is me.

Poetry: ME

------------

*Would you still catch me if I fall again and again? Will you always keep your promise? Long time no see you, and today you come appear. You make me happy. Really happy.

PUISI : DALAM RINDU


Rindu kamu...
Dalam sepi atau keriuhan begini
Hati menghitung waktu
Yang berlalu...
Pada detik-detik
Berbunyi titik-titik
Detak jantung berdetap
Hanya namamu direlung hati
Membawa kepada cerita
Berbicara tentang cinta...
Hari ini aku lalui
Tak mengubah apapun
Tentang kita
Cinta kita
 
Bagaimana sekalipun tenatnya hati
Serulah namaku
Akan ku sahut sekuat suara jiwa
Agar bisa kau dengar
Dengan jiwa juga
Biar bergetar seluruh ruang kalbi
Meyakinimu diri ini tetap setia
Masih aku jujur percaya
Tidak akan berpura
Ini bukan landasan mainan
Sekeping perasaan

Saat kau ucap: "Rindu kamu"
Benarkan aku tersenyum seketika
Membenarkan bayu mengirimkan rasa
Mengelus lembut hati yang kehausan
Kasihmu, sayangmu, cintamu
Biarkan beradun menjadi wakil diri
Bagai memeluk aku dakaplah erat
Seolah kau ada didepan ini
Berkatalah lagi "Rindu kamu"
Meresap suara menjadi halwa dengar
Pengubat hati yang terbeban lara
Setelah sekian lama tidak bersua
Sekian lama jauh dimata

Dan bayu...
Dengarlah suara hatiku
Dengar jerit pekik jiwaku
Dengar dan kirimkan ini padanya
Moga tenang dia disana
Damai sentiasa yakini sama
"Aku juga rindu kamu!"
Teramat.... rindu kamu
Tenat merindumu

Puisi "Dalam Rindu" by Hirne Saris

SEMBUNYI RASA



andai diamkan rasamu
andai sembunyikan cintamu
dia  berlalu tinggalkanmu
kamu tak pernah tahu
dia juga punya rasa begitu
kerna masing hati batu
tiada jua mahu mengaku
tiada punya rasa kekuatan itu
penuh sesal dan terkedu
kisah cinta kasih dan rindu
hanya tersimpan lubuk kalbu
akhir jiwa jadi celaru
meroyan selalu ..


puisi spontan dari aku yang tak fening.. haha

Sunday, October 06, 2013

Sebelum Kau Halal Untukku




Ya Allah
aku berdo’a untuk seorang lelaki
yang akan menjadi sebahagian dari hidupku...

Seseorang yang sangat mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu
Seorang lelaki yang akan meletakkan ku pada posisi kedua di hatinya selain Engkau
Seorang lelaki yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk Engkau

Wajah tampan dan daya tarikan tidaklah penting
yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
dan berusaha menjadikan sifat-sifat-Mu ada pada dirinya
dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia

Seseorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas
Seorang lelaki yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku
Seorang lelaki yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika melakukan kesalahan

Seseorang yang mencintaiku bukan kerana kecantikanku tapi kerana hatiku
Seorang lelaki yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seorang lelaki yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku disisinya

Ya Allah
aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mata-Mu

Seorang lelaki yang mmerlukan sokonganku sebagai peneguhnya
Seorang lelaki yang memerlukan do’aku untuk kehidupannya
Seseorang lelaki yang memerlukan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang memerlukan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna

Ya Allah
aku juga meminta
Jadikanlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintai-Mu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekadar cintaku
Berikan aku sifat lembut sehingga kecantikanku datang dari-Mu
Berikan aku tangan sehingga aku selalu mampu berdo’a untuknya
Berikan aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana, mampu memberikan semangat serta menyokongnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi

Dan bila mana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan

“Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna.”

Aku mengetahui bahawa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat. Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan

 Amin Ya Rabbal ‘alamin

 

Thursday, August 22, 2013

Hilangkan Sedihku




Aduhai..
jika dikau tahu hatiku yang selembut salju
jika dikau tahu jiwaku yang selemah diriku
maka sanggupkah duhai masa
membiarkan aku meratap duka
sedangkan bahagia
yang cuba kuintai masih berselindung hitam.

Jika dikau mampu memberikan daku senyum
bunga-bunga akan mengembang kuntum
seluruh alam akan mengharum
setelah diriku kembali riang
dan tarianku mula melangkahkan gerak
di pentas cinta..rindu pun mula menunggu
dalam penantian yang penuh syahdu.

Aduhai..hilangkanlah sedihku
dengan kucupan rindu..........!

~ Selendang Hitam ~

Tuesday, July 23, 2013

Mencintai Dalam Diam

 
 
Mencintaimu dalam diam..
Ibarat pungguk merindukan rembulan.
Karena cinta tidak harus saling memiliki,
cinta tidak harus terikat,
karena cinta yang yang sebenarnya adalah cinta yang bermekaran di hati,
di manapun dan kapan pun selalu bersemi di taman hati.
 
Mencintaimu dalam diam..
Maka izinkan untuk tidak mengusik ketenangan hatimu,
hanya dalam untaian doa doaku ku sebut namamu dan kusapa dirimu.
Cukup buat aku tersenyum melihat kamu bahagia.
Merasa jauh, tapi sangat dekat di hati,
akan kututup rapat,
akan ku pendam rindu ini,
sampai pada saatnya nanti waktu mengizinkan pertemuan itu.
 
Mencintaimu dalam diam..
Meski membuat lelah,
lelah karena menunggu yang tak mungkin ada,
hanya bayangan semu semata.
Ingin menyandarkan lelah ini di bahumu ….
sambil membisikkan aku tak akan pernah merasa lelah,
lelah menyayangimu meski dalam diam.
 
Dan aku akan mencintaimu dalam diam..
Selama tak ada yang mengahapus cinta dalam diamku,
aku kan bertahan dan jika aku tak kagum lagi padamu,
maka aku tak kan pernah lagi menulis tentangmu.
 
 
 
sumber : copy paste dari laman web..
 
 

Friday, July 19, 2013

UBI DALAM KENANGAN

 
 
atas sebab ramai sangat yang skodeng bilang makhruh post gambo makanan yang lazat itu di wall pesbook.. makanya teman post gambo katun ajer aaa.. haha.. adoii.. malu i tau.. upanya ramai org follow i kat FB tuh.. wakaka..

siapa minat hasil karya UBI??.. angkat tangan cepat! haha.. aku dulu memang minat gler kentang goreng dengan katun si Ubi nih.. lukisan yang cantik dan idea watak yang memukau jiwa kanak-kanak remaja purba i tau.. heee.. memang teruja habis nak tunggu next episode seterusnya.. huhuhu.. 




apa pon harap Kartunis UBI terus succes berkarya!! gue memang windu banget dengan karya u know.. hee..  

nota kaki : psstt.. pernah gak cuba melukis watak kartun.. bila nak letak tangan badan dan kaki hancur terus jadinya... hahaha.. OUT!




Isu Puisi Noor Dayana

Ana Hawana perjelas isu puisi di Facebook Noor Dayana - Selepas nukilan puisi yang ditulis Ana Hawana di laman utama Faceook Noor Dayana tersebar secara meluas, dia telah tampil membuat penjelasan panjang lebar menerusi akaun Facebook blogger terkenal, Beautifulnara.

Menurut Ana, dia sanggup tampil membuat penjelasan itu kerana tidak mahu isteri pertama Ashraf Muslim, Noor Dayana dianggap sengaja menagih simpati dari peminatnya. Berikut ialah penjelasan terperinci dari Ana Hawana. Memang cantik si penulis puisi ini pula kan, tak gitu?

 
 
 
 
>> Owh.. gitu al kisahnya... tapi puisi itu memang meruntun kalbu.. apa pon harap Dayana sentiasa tabah mengharungi liku-liku rumahtangga.. saya tahu Dayana seorang yang kuat!.. pada yang kedua itu.. walau sehebat dan sebaik mana pon kamu .. tetap cop perampas dan zalim kekal gelaran buat kamu.. malas nak komen lebih takut terkena batang hidung sendiri.. OUT!

Thursday, July 18, 2013

Hati Seorang Isteri ..



 
 
Melihatkan sekeping gambar ini mengambarkan sejuta rasa pada pandangan mata saya.. pelbagai gelojak rasa bermain.. hmmm.. no komen.. apa pon hanya cinta pada Ilahi kekal abadi.. dan selagi kita bernafas dibumi Allah.. kita akan sering diuji.. " CINTA ILAHI ".. jangan pernah lari pada cinta itu.. - mood sekarang.. syukur Alhamdulillah dengan apa yang ada yang ku miliki..





Sedihnya baca nukilan Dayana...

"Sucinya aku, kau miliki ketika di Makkah Hebatnya dia, kau sembunyikan ketika di Thailand "

Sungguh ! Beratnya memegang kasih dan cinta pada seorg suami ! Berdoa agar jodoh dia mmg milik aku seorang smpai mati dan sungguh ..andai jodoh dia tetap ada bersama org lain , aku akan terima dgn terbuka dan terus kuat mcm yg mami lakukan !!

Percaya pada jodoh ! Percaya pada ketentuan ! Menangis air mata darah pon kalau takdir dah begitu..kita ada dua pilihan, terima atau menarik diri !!!

Tak usah bicara tentang payung emas
Kerana
Aku belum layak iktiraf diri sesuci khadijah atau fatimah

Tak usah bicara tentang zuriat
Kerana
Aku bukan Allah...mudah menyebut kun fa ya kun...

Tak usah bicara tentang setia
Kerana
Aku pasti kau tahu aku bukan perempuan jalanan

Tak usah bicara tentang tanggungjwb
Kerana
Aku tahu kau lebih arif tentang itu

Tak usah bicara tentang kesempurnaan
Kerana
Aku terima kekurangan kau kerana Allah

Tak usah bicara tentang dia
Kerana
Aku diasingkan darimu kerana dia

Sucinya aku, kau miliki ketika di Makkah
Hebatnya dia, kau sembunyikan ketika di Thailand..

Berhenti beralasan ini semua jodoh ketentuan Allah...
Kerana satu dunia tahu
Hanya itu lah jawapan mudah utk lepaskan kekhilafan yg disengajakan...



>> saya pernah rasa.. bila terlibat dalam situasi itu.. lantas cepat alihkan rasa.. bukanlah kata diri ini baik sangat.. tapi tidak mahu lagi merasa keperitan rasa sakit yang bakal hadir itu.. dan tidak mahu melukakan hati kaum sejenis.. selalu ingatkan diri dengan apa yang berlaku.. cinta itu memang indah.. kadang cinta terbuat kita terluka dan berdendam dalam diam.. saya tahu Allah nak hadiahkan yang terbaik buat saya.. sebelum mendapatkan hadiah terbaik itu saya kena betulkan diri agar menjadi manusia yang lebih baik.. insaf..

Tuesday, July 16, 2013

Gambar : UiTM Shah Alam Terbakar 15/7/2013









Gempar semalam waktu nak balik dengan isu kebakaran yang berlaku di makmal kimia yang terletak di hadapan kolej Perindu. So, aku hanya dapat menjengah dari jauh coz abg polis yang sensem tak bagi kereta akau rapat.. bahaya katanya.. meletop-letop bunyi datang arah asap dan api yang marak itu.. huhuhu..
 
Menurut cerita, kebakaran dipercayai berlaku pada pukul 4 petang semalam dan sehingga pukul 6.30 kebakaran telah berjaya dipadamkan oleh pihak bomba. Punca kebakaran banyak sangat versi sampai dari mulut ke mulut yang aku dengar.. so, senang cerita maybe masih dalam siasatan polis. Alhamdulillah tiada kemalangan jiwa dilaporkan akibat insiden tersebut.
 
Okeps.. ambil iktibar apa yang telah terjadi.. roger n out!!

Monday, July 15, 2013

Hatimu Milikku – Nera




Pernahkah engkau hargai
Cintaku yang sejati
Pernahkah engkau mengerti
Akan diriku ini

Betapa hebatnya cintamu
Memberiku sejuta pilu
Betapa agungnya asmaramu
Membuatku terpaku

Di sisimu aku terdiam seribu bahasa
Di hatiku bergetar sejuta rasa
Namun sukar untuk aku meluahkan
Ku cinta padamu

Nafasku terhenti bila melihat dirimu
Terasa batas degupan jantungku
Mungkinkah hatimu milikku jua
Ku sayang padamu

Kan kuabadikan dikau
Suatu kenangan yang manis
Yang tak mungkin aku lupa
Untuk selamanya

Kan kucoretkan kenanganmu
Dalam sanubariku ini
Dapat jadi yang terindah
Di dalam hidupku ini

Bagai bahtera yang dilanda badai
Gelora cintamu
Mengoncang jiwaku
Berombak mencari
Daratan yang damai
Ohhh cintaku

Aku coretkan kenanganmu
Dalam sanubariku ini
Agar jadi yang terindah
Dalam hidupku ini

 



" Mencintai seseorang itu adalah hak kita, namun memiliki seseorang yang kita cintai tanpa ikatan sah dan halal itu bukan hak kita. Jangan pernah takut melepaskan sesuatu yang belum berhak kita miliki. Dia pasti akan kembali seandainya Allah menjadikan dia untuk kita miliki atau Allah akan menggantikan dengan yang jauh lebih baik. Jangan pernah takut kehilangan sesuatu yang BUKAN hak kita."

Makcik Bulan de post FB

Katanya, Dakaplah hidup ini sepenuh kasih sayang. Dakaplah erat-erat.

Lalu, aku menarik gebarku menyelimuti seluruh tubuh. Merengkotkan badan dalam pembaringan kesisi menghirup udara kehidupan. Sedang terasa nyaman. Sedang terasa hangat. Sedang terasa tenang. Lapang. Dibalik gigit dingin pagi yang menjemput matahari. Masih meledak kobar suria mahu memuntahkan cahayanya. Dan, kicau-kicau burung terus menerus bertasbih dengan riuhnya menyusun irama syahdu memuji dengan rasa syukur atas nikmat waktu pagi.

Aku memeluk erat tubuhku.
Sedang merasa nyaman. Sedang merasa hangat. Sedang melelapkan jiwa disamping kerehatan minda. Namun, masih berlarutan kata-kata itu tersusun didalam minda. Berulang-ulang bersama kicau burung yang kian riuh.

"Dakaplah hidup ini dengan kasih sayang."

Aku masih merengkot lagi. Kesejukan waktu pagi.

"Dakaplah erat-erat"
Dan mimpi melayani aku pada impian yang mungkin tidak terjadi, pada realiti.

Silau matahari menyisip masuk dibalik celah-celah tabir jendela menerobos singgah ke lensa pandangku. Sayup kamar sepi ini mula menjadi meriah dengan warna terang yang telah singgah. Ditambah riuh camar dengan alun irama yang tidak ku mengerti mula menjadi gangguan pada lena mimpi yang telah kususun.

Aku bingkas!
Ini hari telah bermula.
Ini hari harus kau ku dakap erat-erat. Ini hari adalah setiap hari yang dipenuhi rasa cinta. Syukur itu tanda cinta. Syukur itu tanda kita terus menerus berkasih sayang, pada Nya. Pada dunia. Dan isi seluruh semesta.

Seselesa mana hidup atau setegar mana sekalipun dugaan sepanjang hayat, masih ada kasih sayang terbentang luas dari Tangan yang mendakap siang dan malam. Sekecil mahupun sekerdil mana hamba yang dihina manusia, tetap setara dalam pandangan nilai mulia di mataNya. Tidak ada manusia yang mahu berada didalam jalan yang engkar apatah lagi jalan yang tidak diredhai. Namun, kehidupan bukan terkadar cerita tentang kebahagiaan, tentang kejayaan, tentang kemewahan, tentang keseronokan. Waima tentang kedamaian. Tetapi Tuhan mencipta semua dari perkataan di atas dengan punya takdir berlawanan. Lalu, masih ada yang terus berjuang dibalik penderitaan, dibalik kegagalan, dibalik kedhaifan, dibalik kemurungan. Waima dibalik percetusan kerakusan manusia yang lain menunjukkan kejamnya. Yang mana, kesemua perkataan-perkataan diatas cuma mahukan kesembuhan jiwa. Jiwa yang memerlukan sedikit penghargaan. Sedikit perhatian. Keseluruhan kasih sayang. Dari keseluruhan watak alam semesta.

Seperti burung-burung yang sedang bertasbih, seperti alam yang sedang bertahmid, seperti jiwa yang sedang berbicara, udara dan bayu masih saling berganti. Hawa panas dan sejuk berputaran didalam galaksi. Aura putih dan aura hitam terus berlingkaran pada perbuatan. Kesemuanya ada dalam ikatan kehidupan saling pertalian. Dan itu, masih kekal dinamakan takdir.

Wahai jiwa yang lemah,
Bangkitlah dari kelemahan.

Wahai jiwa yang bimbang,
Bangkitlah dari kebimbangan.

Wahai jiwa yang murung,
Bangkitlah dari kemurungan.

Jiwa kamu kepunyaan dia.
Dia kepunyaan kamu.
Didalam kamu adanya dia.
Didalam dia, itu kamu.
Kuasa, daya, itu kamu.
Itu kamu.
Untuk terus menjadi
SIAPA KAMU

Wahai jiwa-jiwa yang tenang
Hiduplah dengan penuh kasih sayang.
Nikmati, syukuri.
Dan Tuhan, akan hargai.

Tinta "Mendakapmu Kasih Sayang" by Hirne Saris.

--------------------
20:39. 'Lemparkanlah dia ke dalam tabut (peti), dan lemparkanlah dia ke laut, dan biarkanlah laut melemparnya ke tebing. Seorang musuh-Ku dan musuhnya akan mengambilnya.' Dan Aku lemparkan kepada kamu kasih sayang daripada-Ku, dan supaya kamu dibentuk dibawah mata-Ku (pengawasan-Ku).




Friday, July 12, 2013

DOA BUAT KELUARGA KU



Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim,
Kau yang Maha Pengampun…
Ampunilah segala dosa-dosa dan kesalahanku
Ampunilah dosa-dosa dan kesalahan isteri/suamiku
Ampunilah dosa-dosa dan kesalahan kedua ibu bapa kami,
adik-adik kami, cucu kami, serta seluruh keluarga besar kami,
baik yang masih hidup atau yang telah meninggal dunia….

Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim,
Jauhkanlah kami semua dari siksaan dan azabMu, dari api nerakaMu, dari kemurkaanMu, dari maksiat dan keburukan serta godaan syaitan dan tipu daya syaitan.Dekatkan kami dengan syurgaMu, dekatkan kami dengan kasih sayangMu dan dekatkan kami dengan ilmu agamaMu.

Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim,
Berikanlah petunjuk untuk kami menuju ke syurgaMu
Bukakanlah pintu hati kami untuk menerima cahaya petunjuk dariMu
Tabahkan hati kami dalam menerima ujian dariMu
Jadikanlah anak-anak kami hamba yang taat dan beriman dan anak yang soleh
Jadikanlah kami ibu bapa yang baik bagi membimbing anak-anak kami

Ya Allah Ya Rabbi Ya Karim,
Murahkanlah rezeki kami, Mudahkanlah perjalanan hidup kami di dunia dan akhirat…
Matikanlah kami dalam agama Islam
Teguhkan hati kami dalam agama Islam dan janganlah kau tarik nikmat Islam di dalam hidup kami

Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim,
Limpahkan kasih sayang dan keberkatan di dalam keluarga kami
Sayangilah kami, ampunilah kami, lindungilah kami
Hanya kepadaMu tempat kami bermohon dan mengadu
Makbulkanlah doa kami ini

Aamiin Ya Rabbal Alamin!
 
 
 

Hagemaru Chi Wowo...



Hahaha... 2, 3 menjak nih aku suka no layan citer katun Hagemaru nih... pasal entah?.. aku sendirik pon x paham ngan diri aku kanz?.. hehe.. yg penting aku happy.. citer katun nih mmg sengal x bleh bla.. al kedekutz wal jimat cermat taik idung masin woo dia punya family.. lebih kureng sengal cam citer Shincan gak!.. ate dah nama dowang nih adik beradik kanz?.. lahir pon kat negara yg sama.. hehe.. amacam ala comei kiut x rupa dia kanz?... ada rasa nak kiss kat pipi dia x? or kasi belai dia punya kepala yg gondol licin?.. or kasi lempang cam citer sembilu?.. haha..
Oh ya.. aku mmg malas nak tukor design blog aku nih.. biarlah dia kekal golap golita sampai bila2 pon.. coz aku mmg malas yg teramat dah nak setting meting adjus majas nih.. time x free duk ngadap tenet lelamo.. best apo umah gelap aku nih kanz?.. pasal sonang nak raba meraba kanz?... hahaha.. :p



Wokeh.. nak dreamz bonceng beskal al romantica de siar geli geli den makan angin sampai kembung.. wahhh... kayuh laju laju yer banggg... ahaks!

So, OUT!

Wednesday, June 26, 2013

missing daa my scandal.. peace love!! (^_^)v



Picture this: You and me
Walking down a white sand beach
We're holding hands the warm winds blow
We're all alone

All these dreams are fantasies
They're not real, not reality
And now I cry over you
Nearly die over you
And all the bits and pieces of us
That I try to find

Are only paintings in my mind
Faded memories of another place and time
We were happy as can be
You were loving me
And now it's just an image that I find
Like the paintings in my mind

When you left I fell apart
I was torn, you broke my heart
And now I cry over you
Nearly die over you
And all the bits and pieces of us
That I try to find

Impressions of the way it was
Long ago, somewhere back in time
 
 
 
 
 




Friday, June 14, 2013

MANA MAK???


 

Jam 6.30 petang.

Mak berdiri di depan pintu. Wajah Mak kelihatan resah. Mak tunggu adik bongsu balik dari sekolah agama.

Ayah baru balik dari sawah.

Ayah tanya Mak, “Along mana?’

Mak jawab, “ Ada di dapur tolong siapkan makan.”

Ayah tanya Mak lagi,” Angah mana?”

Mak jawab, “Angah mandi, baru balik main bola.”

Ayah tanya Mak, “Ateh mana?”

Mak jawab, “Ateh, Kak Cik tengok tv dengan Alang di dalam?”

Ayah tanya lagi, “Adik dah balik?”

Mak jawab, “Belum. Patutnya dah balik. Basikal adik rosak kot. Kejap lagi kalau tak balik juga jom kita pergi cari Adik.”

Mak jawab soalan ayah penuh yakin. Tiap-tiap hari ayah tanya soalan yang sama. Mak jawab penuh perhatian. Mak ambil berat di mana anak-anak Mak dan bagaimana keadaan anak-anak Mak setiap masa dan setiap ketika.

Dua puluh tahun kemudian,

Jam 6.30 petang

Ayah balik ke rumah. Baju ayah basah. Hujan turun sejak tengahari.

Ayah tanya Along, “Mana Mak?”

Along sedang membelek-belek baju barunya. Along jawab, “Tak tahu.”

Ayah tanya Angah, “Mana Mak?”

Angah menonton tv. Angah jawab, “Mana Angah tahu.”

Ayah tanya Ateh, “Mana Mak?”

Ayah menunggu lama jawapan dari Ateh yang asyik membaca majalah.

Ayah tanya Ateh lagi, "Mana Mak?"

Ateh menjawab, “Entah.”

Ateh terus membaca majalah tanpa menoleh kepada Ayah.

Ayah tanya Alang, “Mana Mak?”

Alang tidak jawab. Alang hanya mengoncang bahu tanda tidak tahu.

Ayah tidak mahu tanya Kak Cik dan Adik yang sedang melayan facebook. Ayah tahu yang Ayah tidak akan dapat jawapan yang ayah mahu.

Tidak ada siapa tahu di mana Mak. Tidak ada siapa merasa ingin tahu di mana Mak. Mata dan hati anak-anak Mak tidak pada Mak. Hanya mata dan hati Ayah yang mencari-cari di mana Mak.

Tidak ada anak-anak Mak yang tahu setiap kali ayah bertanya, "Mana Mak?"

Tiba-tiba adik bungsu bersuara, “Mak ni dah senja-senja pun merayap lagi. Tak reti nak balik!!”

Tersentap hati Ayah mendengar kata-kata Adik.

Dulu anak-anak Mak akan berlari mendakap Mak apabila balik dari sekolah. Mereka akan tanya "Mana Mak?" apabila Mak tidak menunggu mereka di depan pintu.

Mereka akan tanya, "Mana Mak." Apabila dapat nomor 1 atau kaki melecet main bola di padang sekolah. Mak resah apabila anak-anak Mak lambat balik. Mak mahu tahu di mana semua anak-anaknya berada setiap waktu dan setiap ketika.

Sekarang anak-anak sudah besar. Sudah lama anak-anak Mak tidak bertanya 'Mana Mak?"

Semakin anak-anak Mak besar, soalan "Mana Mak?" semakin hilang dari bibir anak-anak Mak .

Ayah berdiri di depan pintu menunggu Mak. Ayah resah menunggu Mak kerana sudah senja sebegini Mak masih belum balik. Ayah risau kerana sejak akhir-akhir ini Mak selalu mengadu sakit lutut.

Dari jauh kelihatan sosok Mak berjalan memakai payung yang sudah uzur. Besi-besi payung tercacak keluar dari kainnya. Hujan masih belum berhenti. Mak menjinjit dua bungkusan plastik. Sudah kebiasaan bagi Mak, Mak akan bawa sesuatu untuk anak-anak Mak apabila pulang dari berjalan.

Sampai di halaman rumah Mak berhenti di depan deretan kereta anak-anak Mak. Mak buangkan daun-daun yang mengotori kereta anak-anak Mak. Mak usap bahagian depan kereta Ateh perlahan-lahan. Mak rasakan seperti mengusap kepala Ateh waktu Ateh kecil. Mak senyum. Kedua bibir Mak diketap repat. Senyum tertahan, hanya Ayah yang faham. Sekarang Mak tidak dapat lagi merasa mengusap kepala anak-anak seperti masa anak-anak Mak kecil dulu. Mereka sudah besar. Mak takut anak Mak akan menepis tangan Mak kalau Mak lakukannya.

Lima buah kereta milik anak-anak Mak berdiri megah. Kereta Ateh paling gah. Mak tidak tahu pun apa kehebatan kereta Ateh itu. Mak cuma suka warnanya. Kereta warna merah bata, warna kesukaan Mak. Mak belum merasa naik kereta anak Mak yang ini.

Baju mak basah kena hujan. Ayah tutupkan payung mak. Mak bagi salam. Salam Mak tidak berjawab. Terketar-ketar lutut Mak melangkah anak tangga. Ayah pimpin Mak masuk ke rumah. Lutut Mak sakit lagi.

Mak letakkan bungkusan di atas meja. Sebungkus rebung dan sebungkus kueh koci pemberian Mak Uda untuk anak-anak Mak. Mak Uda tahu anak-anak Mak suka makan kueh koci dan Mak malu untuk meminta untuk bawa balik. Namun raut wajah Mak sudah cukup membuat Mak Uda faham.

Semasa menerima bungkusan kueh koci dari Mak Uda tadi, Mak sempat berkata kepada Mak Uda, "Wah berebutlah budak-budak tu nanti nampak kueh koci kamu ni."

Sekurang-kurangnya itulah bayangan Mak. Mak bayangkan anak-anak Mak sedang gembira menikmati kueh koci sebagimana masa anak-anak Mak kecil dulu. Mereka berebut dan Mak jadi hakim pembuat keputusan muktamat. Sering kali Mak akan beri bahagian Mak supaya anak-anak Mak puas makan. Bayangan itu sering singgah di kepala Mak.

Ayah suruh Mak tukar baju yang basah itu. Mak akur.

Selepas Mak tukar baju, Ayah iring Mak ke dapur. Mak ajak anak-anak Mak makan kueh koci. Tidak seorang pun yang menoleh kepada Mak. Mata dan hati anak-anak Mak sudah bukan pada Mak lagi.

Mak hanya tunduk, akur dengan keadaan.

Ayah tahu Mak sudah tidak boleh mengharapkan anak-anak melompat-lompat gembira dan berlari mendakapnya seperti dulu.

Ayah temankan Mak makan. Mak menyuap nasi perlahan-lahan, masih mengharapkan anak-anak Mak akan makan bersama. Setiap hari Mak berharap begitu. Hanya Ayah yang duduk bersama Mak di meja makan setiap malam.

Ayah tahu Mak penat sebab berjalan jauh. Siang tadi Mak pergi ke rumah Mak Uda di kampung seberang untuk mencari rebung. Mak hendak masak rebung masak lemak cili api dengan ikan masin kesukaan anak-anak Mak.

Ayah tanya Mak kenapa Mak tidak telepon suruh anak-anak jemput. Mak jawab, "Saya dah suruh Uda telepon budak-budak ni tadi. Tapi Uda kata semua tak berangkat."

Mak minta Mak Uda telepon anak-anak yang Mak tidak boleh berjalan balik sebab hujan. Lutut Mak akan sakit kalau sejuk. Ada sedikit harapan di hati Mak agar salah seorang anak Mak akan menjemput Mak dengan kereta. Mak teringin kalau Ateh yang datang menjemput Mak dengan kereta barunya. Tidak ada siapa yang datang jemput Mak.

Mak tahu anak-anak mak tidak sedar telepon berbunyi. Mak ingat kata-kata ayah , “Kita tak usah susahkan anak-anak. Selagi kita mampu kita buat saja sendiri apa-apa pun. Mereka ada kehidupan masing-masing. Tak payah sedih-sedih. Maafkan sajalah anak-anak kita. Tak apalah kalau tak merasa menaiki kereta mereka sekarang. Nanti kalau kita mati kita masih ada peluang merasa anak-anak mengangkat kita kat bahu mereka.”

Mak faham buah hati Mak semua sudah besar. Along dan Angah sudah beristeri. Ateh, Alang, Kak Cik dan Adik masing-masing sudah punya buah hati sendiri yang sudah mengambil tempat Mak di hati anak-anak Mak.

Pada suapan terakhir, setitik air mata Mak jatuh ke pinggan.

Kueh koci masih belum diusik oleh anak-anak Mak.

Beberapa tahun kemudian

Mak Uda tanya Along, Angah, Ateh, Alang, Kak Cik dan Adik, “Mana mak?”.

Hanya Adik yang jawab, “Mak dah tak ada.”

Along, Angah, Ateh, Alang, Kak Cik dan Adik tidak sempat melihat Mak waktu Mak sakit.

Kini Mak sudah berada di sisi Tuhannya bukan di sisi anak-anak Mak lagi.

Dalam isakan tangis, Along, Angah, Ateh, Alang, Kak Cik dan Adik menerpa kubur Mak. Hanya batu nisan yang berdiri terpacak. Batu nisan Mak tidak boleh bersuara. Batu nisan tidak ada tangan macam tangan Mak yang selalu memeluk erat anak-anaknya apabila anak-anak datang menerpa Mak semasa anak-anak Mak kecil dulu.

Mak pergi semasa Along, Angah, Ateh, Alang, Kak Cik dan Adik berada jauh di bandar. Kata Along, Angah, Ateh, Alang, Kak Cik dan Adik mereka tidak dengar handphone berbunyi semasa ayah telepon untuk beritahu mak sakit tenat.

Mak faham, mata dan telinga anak-anak Mak adalah untuk orang lain bukan untuk Mak.

Hati anak-anak Mak bukan milik Mak lagi. Hanya hati Mak yang tidak pernah diberikan kepada sesiapa, hanya untuk anak-anak Mak..

Mak tidak sempat merasa diangkat di atas bahu anak-anak Mak. Hanya bahu ayah yang sempat mengangkat jenazah Mak dalam hujan renyai.

Ayah sedih sebab tiada lagi suara Mak yang akan menjawab soalan Ayah,

"Mana Along?" , "Mana Angah?", "Mana Ateh?", "Mana Alang?", "Mana Kak Cik?" atau "Mana Adik?". Hanya Mak saja yang rajin menjawab soalan ayah itu dan jawapan Mak memang tidak pernah silap. Mak sentiasa yakin dengan jawapannya sebab mak ambil tahu di mana anak-anaknya berada pada setiap waktu dan setiap ketika. Anak-anak Mak sentiasa di hati Mak tetapi hati anak-anak Mak ada orang lain yang mengisinya.

Ayah sedih. Di tepi kubur Mak, Ayah bermonolog sendiri, "Mulai hari ini tidak perlu bertanya lagi kepada Along, Angah, Ateh, Alang, Kak Cik dan Adik , "Mana mak?" "

Kereta merah Ateh bergerak perlahan membawa Ayah pulang. Along, Angah, Alang dan Adik mengikut dari belakang. Hati ayah hancur teringat hajat Mak untuk naik kereta merah Ateh tidak kesampaian. Ayah terbayang kata-kata Mak malam itu, "Cantiknya kereta Ateh, kan Bang? Besok-besok Ateh bawalah kita jalan-jalan kat Kuala Lumpur tu. Saya akan buat kueh koci buat bekal."

"Ayah, ayah ....bangun." Suara Ateh memanggil ayah . Ayah pengsan sewaktu turun dari kereta Ateh..

Terketar-ketar ayah bersuara, "Mana Mak?"

Ayah tidak mampu berhenti menanya soalan itu. Sudah 10 tahun Mak pergi namun soalan "Mana Mak?" masih sering keluar dari mulut Ayah sehingga ke akhir usia.

Sebuah cerita pendek buat tatapan anak-anak yang kadang-kadang lupa perasaan ibu. Kata orang hidup seorang ibu waktu muda dilambung resah, apabila tua dilambung rasa. KataRasulullah saw. ibu 3 kali lebih utama dari ayah . Bayangkanlah berapa kali ibu lebih utama dari isteri, pekerjaan dan anak-anak sebenarnya. Solat sunat pun Allah suruh berhenti apabila ibu memanggil. Berapa kerapkah kita membiarkan deringan telefon panggilan dari ibu tanpa berjawab?

Ps: Ingat, kita cuma ada 1 sahaja ibu dan ayah di dunia ini. Jangan sampai apabila mereka sudah tiada, barulah kita hendak menangis.

Wednesday, June 12, 2013

LENGGOK SANG PUTERI

 

 

 
Bicarakan dengan selendang mayangmu
Dari rentak asyik gemalai tari
Membangun diri dari lena yang tergugah
Terpinga-pinga mendengar suara gemersik
Memangil-manggil dalam khayal
Dalam mimpi yang bertandang
Indah dibawah maya
Terolek rindu yang berlabuh
Pada wajah kias damai bulan purnama
Tersenyum berpimpin membawa aku
Terbang ke awangan bersama cinta
Disana bermesra dengan asmara
Cinta yang hangat sewangi kemboja

Sukma hati ini
Tak mahu pulang ke alam nyata
Biarkan belayar dialam maya
Berdua denganmu
Mendengar nyanyian-nyanyian rindu
Erti kagumku melihatmu
Erti rinduku terbuku penuh rayu
Beroleklah siantan kasihku untukmu
Biar tersisip indah pada ikal rambutmu
Menemani lenaku kembali beradu

Jangan pulangkan mimpi itu
Andai bisa buat aku larut
Menjadi sang penagih cinta
Menagih cinta milikmu puteri
Penuh asyik dalam diri bidadari
Mencuri setiap tumpu mata ku berlabuh
Setiap seni tari cintamu mewangi
Tersenyumlah aku melihat lirik mu puteri
Penuh ranum dihujung bibir
Seolah tiada perpisahan yang didamba
Seolah aku kepunyaanmu

Bidadari,
Kau datang dan pergi
Bawa pesona dalam mimpi
Bernyanyi tentang cinta dan puisi
Bawa aku terbang dan menghilang
Moga nanti kau kan bertandang lagi
Bertandanglah dalam mimpi
Bersama gerak gemalai tari mataku terpaku
Pada aku yang memuja cintamu
Cinta yang telah kau panah
Pada hati seorang lelaki
 
 

ANDA SUKA SAYA??



Adalah penting untuk mempunyai ramai kenalan kerana ia boleh membantu melancarkan perjalanan karier anda. Anda akan mudah mendapatkan kerjasama yang diperlukan dalam apa jua hal. Ini secara tidak langsung bukan sahaja memudahkan kerja anda tetapi juga menghasilkan banyak peluang untuk anda mempertingkatkan diri dalam kerjaya.

Apakah petua untuk rakan-rakan menyukai kita?

1. Jangan sombong. Baik dari segi pergerakan badan, pandangan mata ataupun pertuturan. Anda tidak akan rugi apa-apa jika bersikap rendah diri.

2. Tunjukkan keikhlasan anda. Anda perlu ingat bahawa semua orang ingin dihargai dan merasa diperlukan. Jangan senyum atau menegur orang hanya ketika anda tidak mempunyai kawan. Setelah mendapat kawan, janganlah pula lupa bertegur sapa dengan orang lain.

3. Percaya akan diri sendiri. Kebanyakan orang senang bergaul dan berkawan dengan mereka yang mempunyai rasa percaya terhadap diri sendiri.

4. Mempunyai perdirian teguh. Secara umumnya, ramai orang lebih menghargai mereka yang berani mengutarakan pendapat. Namun demikian, anda perlu pandai membawa diri, jangan berani secara membuta tuli.

5. Bersikap terbuka. Walaupun mempunyai pendapat sendiri, anda mestilah mendengar pendapat orang lain juga. Sebelum menegur kesilapan orang lain, selidik dahulu keperibadiannya. Dia mungkin adalah seorang yang tidak dapat menerima teguran.

6. Meminta pendapat atau buah fikiran adalah lebih baik daripada meminta bantuan terus. Cara begini akan lebih menimbulkan rasa simpati dan keinginan orang lain untuk membantu anda. Jangan suka memotong percakapan orang lain kecuali betul-betul tidak mempunyai pilihan lain. Pastikan anda melakukannya secara halus dan berdiplomasi.

7. Berikan imej yang baik. Jangan bercakap terlalu lama supaya orang lain juga berpeluang untuk bersuara. Ketika anda berada di kalangan ramai, berusahalah agar kehadiran anda dirasai oleh mereka.

8. Jangan sesekali meminta pertolongan orang lain terutamanya pertolongan yang melibatkan hal peribadi sebelum benar-benar mengenali mereka. Ini adalah kerana sesetengah orang kurang senang dengan orang yang gemar meminta pertolongan.

9. Jaga cara berkomunikasi anda terutamanya dengan mereka yang sering memberi informasi yang berguna. Gunakanlah bahasa yang bersesuaian dan nada yang terkawal. Balaslah panggilan telefon orang lain dengan sopan. Cara ini akan membuatkan mereka rasa senang hati untuk menjawab panggilan anda pada masa depan.

10. Hubungi kenalan anda secara rutin. Bukannya apa, sekadar bertanya khabar atau say hello. Ini penting agar mereka tidak melupakan anda. Sentiasa menjaga ...perhubungan dengan menghantar kad perayaan atau tahun baru.

11. Sentiasa menjaga penampilan anda. Ini adalah kerana sesetengah orang suka menilai orang dari segi luaran. Tetapi jangan anda turut berbuat sedemikian ketika berurusan dengan pelanggan. Anda juga perlu mengenakan pakaian mengikut situasi agar dapat diterima dalam apa jua keadaan dan golongan orang.

12. Mempunyai cita-cita dan selalu bergerak aktif. Orang yang mempunyai matlamat dan giat berusaha memang sentiasa disenangi. Jangan menunggu sesuatu untuk berlaku sebaliknya berusalah agar sesuatu itu terjadi.

13. Berikan penghargaan kepada mereka yang telah menghulurkan bantuan walaupun bantuan itu kecil. Setakat mengucapkan terima kasih sudah memadai bagi menjaga perhubungan.

14. Elakkan diri daripada bergosip. Jika anda tidak dapat mengelakkan, adalah lebih baik bagi anda menjadi pendengar saja dan bukannya penyebar. Orang yang suka bergosip tentang orang lain akan dipandang serong.

15. Walaupun anda tidak suka bersosial, namun apa salahnya anda sesekali memenuhi undangan. Jangan sampai anda dicap sebagai anti sosial.

16. Jangan cepat rasa bangga diri apabila dipuji. Ini adalah kerana kadang-kadang pujian itu tidak ikhlas dan hanya untuk mengambil hati.

17. Jangan cepat melenting apabila dikritik. Sentiasalah berfikiran positif & Sentiasa berfikiran matang. Jangan senang putus asa, sebaliknya selalu tampil optimis.

18. Banyak membaca terutamanya surat khabar. Selain sebagai pengetahuan am, ia juga membantu anda memahami topik perbualan orang lain sekali gus mendorong orang lebih menghormati anda.

Oleh hal yang demikian, mulai sekarang, anda perlulah berkenalan dengan seramai orang yang mungkin. Mendapatkan kenalan baru ataupun mengekalkan perhubungan tersebut. Namun bukan semua orang mudah mendapatkan kenalan baru ataupun mengekalkan perhubungan tersebut.

share : https://www.facebook.com/maznahhamid

Tuesday, June 04, 2013

PUISI SEKUNTUM MAWAR MERAH

 
 
 
 
 
Sekuntum Mawar Merah
indah terhias dilaman anjung
menarik hampir diri dekat
mau menatap lama keindahan
membayang rasa kecintaan
jentik rasa mau memetik
biar simpan dalam jambangan..

Sekuntum Mawar Merah
menjadi kebanggaan sang pencinta
serasa diri bahagia.. dikasihi..
andai datang dari yang menghargai..
leka dalam dakapan mesra..

Sekuntum Mawar Merah
sepi terbiar pudar kering
terpalit duri luka berdarah
oleh sentuhan tangan rakus
meragut keindahan suci diri
kelam hati meratap nasib
tiada yang simpati.. peduli..
tiba rasa akal membayang..

Sekuntum Mawar Merah
ku alunkan sebuah puisi ini
sekadar merawat gundah hati
hiburan kala sepi.. 

 Azwa Safwa @ MC2013
 

Thursday, March 28, 2013

WELCOME TO 2013

 
 
Tara.... i'm back.. wahh lama udah aku tak mengayat dalam umah gelap aku nih.. bz bebeno teman nih..
Nek Melah mai nak habaq.. la nih nek dah kojer gomen balik.. kali nih status nek TOTAP tau.. syukurr..  pasal tuh nek tak dan nak merapu meraban kat sini.. maklumlah sibul al nyamfah gitu cam selalu..
 
Yeaa... akhirnya penantian nek nak duk dalam U di makbul oleh Ilahi... Alhamdulillah... tapi kat cini makin melampau bz meroyan nek tau.. stress tak yah story mory lah.. apa pon tetap besta.. nek masih dalam proses suai kenal dan belajar.. hope jiwa naluri nek kental bersilat panggung disini..
 
Pada kekawan baru nek.. hope dapat terima diri nek ini seadanya.. maklum arr nek nih kekadang sengal al gabanz.. terkadang serabut bobot ntah pepe.. heeeee
 
oklah time to finish.. makanya nek nak OUTlah!.. bye see agaian.. daaa

Tuesday, February 26, 2013

CUKUPLAH AKU MENCINTAI DALAM DIAM

 
 
 
Kalau kita menyukai seseorang,
jangan beritahu si dia.


Nanti Allah kurangi rasa cinta padanya
Tapi luap
kan pada Allah,
beritahulah Allah.
Allah Maha mengetahui siapa jodoh kita ..



Cintai Dia Dalam Diam,

Dari Kejauhan Dengan Kesederhanaan & Keikhlasan
Jika benar cinta itu karena Allah maka biarkanlah ia mengalir mengikuti aliran Allah karena hakikatnya ia berhulu dari ALLAH maka ia pun berhilir hanya kepada ALLAH!

"Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran ALLAH."
(Adz Dzariyat: 49)

Tetapi jika kelemahan masih nyata dipelupuk mata maka bersabarlah, berdoalah & berpuasalah



"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah satu perbuatan yang keji.

Dan suatu jalan yang buruk. "
(Al Israa ': 32)

Ketika kau mendambakan sebuah cinta sejati yang tak kunjung datang,
Allah SWT memiliki Cinta dan Kasih yang lebih besar dari segalanya & Dia telah menciptakan seseorang yang akan menjadi pasangan hidupmu kelak.

Ketika kau merasa bahwa kau mencintai seseorang,
namun kau tahu cintamu tak terbalas
Allah SWT tahu apa yang ada di depanmu & Dia sedang mempersiapkan segala yang terbaik untukmu

Cukup cintai dalam diam
bukan karena membenci hadirnya
tetapi menjaga kesuciannya
bukan karena menghindari dunia
tetapi meraih surga-NYA
bukan karena lemah untuk menghadapinya
tetapi menguatkan jiwa dari godaan setan yang begitu halus dan menyelusup

Cukup cintai dari kejauhan
karena hadirmu tiada kan mampu menjauhkan dari
ujian
karena hadirmu hanya akan menggoyahkan iman dan ketenangan
karena mungkin membawa kelalaian hati-hati yang terjaga


Cukup cintai dengan kesederhanaan
Memupuknya hanya akan menambah penderitaan
menumbuhkan harapan hanya akan membumbui kebahagiaan para setan
Cintailah dengan keikhlasan

Karena tentu kisah Fatimah dan Ali Bin Abi Thalib diinginkan oleh hati

tetapi sanggupkah jika semua berakhir seperti sejarah cinta Salman Al Farisi ..??

".. bisa jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu.


ALLAH mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. "
(Al Baqarah: 216)

Jangan memberi harapan pada yang belum pasti,
kelak ada insan yang bakal dilukai,
Jangan menaruh harapan pada yang belum tentu dimiliki,
nanti hati yang kecewa sendiri.

Sebaliknya,
gantunglah segenap pengharapanmu kepada Yang Maha Memberi,
niscaya dirimu tak sesekali dizalimi,
karena Dia mendengar pengharapanmu setiap kali & Dia menunaikannya dgn cara-Nya sendiri
Cukup cintai dalam diam dari kejauhan dengan kesederhaan & keikhlasan
Karena tidak
ada yang tahu rencana Tuhan
mungkin saja rasa ini
adalah ujian yang akan melapuk atau membeku dengan perlahan
Karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikkan
serahkan rasa itu pada Yang Memberi dan Memilikinya
biarkan DIA yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya.

"Barangsiapa yang menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga."
(Umar Bin Khattab)


If you really love her, you

won’t touch her.
Not even the slightest bit.
You’ll protect her dignity and sacredness as a muslimah.
Just hold her in your heart for
a few more years ..
then you can do it the halal way

"Siapa saja yang memberi karena Allah, menolak karena Allah, mencintai karena Allah, membenci karena Allah & menikah karena Allah, maka berarti ia telah sempurna imannya."
(HR. Al-Hakim)


P / S PDH: Sebelum tiba waktunya untuk kamu halal bersama si dia, tahanlah hatimu. Tahanlah perasaanmu. Jika perasaan itu tidak tertahan lagi, coretkan segala isi hatimu tentang cinta & rindu, tentang doa & harapanmu padanya dalam tulisan. Dan simpanlah
tulisan yang tidak beralamat itu sebaik mungkin.
Bila tiba saatnya kamu disatukan, maka serahkanlah segala isi hatimu itu padanya. Dia pasti bahagia menerimanya, tapi jika waktu itu belum tiba. Biarlah ia menjadi RAHASIA antara dirimu dan Sang Pencipta saja karena kelak jika dia bukan milikmu, bakarlah coretan itu bersama hilangnya wajah si dia dari hatimu ...